Pendektan dan Metode Pembelajaran PAI
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL...................................................................................... i
KATA PENGANTAR.................................................................................. ii
DAFTAR ISI.................................................................................................. iii
BAB I PENDAHULUAN............................................................................. 1
A. Latar Belakang...................................................................................... 1
B. Rumusan Masalah................................................................................. 2
C. Tujuan Maslah....................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN............................................................................... 3
A.
Pengertian metode dan metode pembelajaran....................................... 3
B.
Pengertaian Pendekatan Dalam Pembelajaran....................................... 4
C.
Perbedaan Pendekatan dan Metode...................................................... 5
D.
Dasar Pendekatan Pendidikan agama islam.......................................... 6
E.
Dasar Metode Pendidikan agam islam.................................................. 6
F.
Tujuan Metode
Pembelajaran................................................................ 8
G. Macam-macam
Metode Pembelajaran .................................................. 9
BAB III PENUTUP....................................................................................... 13
A. Kesimpulan.......................................................................................... 13
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sekolah merupakan lembaga formal yang berfungsi membantu khususnya orang
tua dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak mereka. Sekolah memberikan
pengetahuan, keterampilan dan sikap kepada anak didiknya secara lengkap sesuai
dengan yang mereka butuhkan. Semua fungsi sekolah tersebut tidak akan efektif
apabila komponen dari sistem sekolah tidak berjalan dengan baik, karena kelemahan
dari salah satu komponen akan berpengaruh pada komponen yang lain yang pada
akhirnya akan berpengaruh juga pada jalannya
Sisitem itu sendiri salah satu dari bagian komponen sekolah adalah
guru.guru dituntut untuk mampu menguasai kurikulum,menguasai materi,menguasai
metode,dan tidak kalah pentingnya guru juga harus mampu mengelola kelas
sedemikian rupa sehingga pembelajaran berlangsung secra aktif,inovatif dan
menyenangkan sebagai seorang guru kita dapat melihat bahwa pembelajaran menjadi
kurang efektif karena jumlah siswa terlalu banyak dengan berbagai karakter.Hal
ini tentu saja suatu hambatan bagi guru dalam mengelola kelas.Namun kami ingin
mengubah hambatan tersebut menjadi sebuah kekuatan dalam pengelolaan kelas yang
efektif dan efisien sehingga nantinya akan mendapatkan hasil yang
memuaskan.Untuk memjawab hal itu kami dalam maklah ini mencoba menampilkan
pemilihan metode mengajar untuk mata kuliah Pendidikan Agama Islam dengan
penggunaan metode yang bisa digunakan dan disesuaikan pemilihan penggunaanya.
A.
Rumusan Masalah
1.
Apa
pengertian Metode pembelajaran ?
2.
Apa
pengertian pendekatan pembelajaran?
3.
Bagaimana
perbedaan metode dan pendekatan?
4.
Apa dasar-dasar
pendekatan dan metode pembelajaran?
5.
Apa tujuan
pendekatan dan metode pembelajaran?
6.
Bagaimana metode-metode
pembelajaran PAI?
B.
Tujuan
1.
Untuk
mengetahui pengertian Metode pembelajaran
2.
Untuk
mengetahui pengertian pendekatan pembelajaran
3.
Untuk
mengetahui perbedaan metode dan pendekatan
4.
Untuk mengetahui dasar-dasar pendekatan dan metode pembelajaran
5.
Untuk Mengetahui
tujuan pendekatan dan metode pembelajaran
6.
Untuk Mengetahui
metode-metode pembelajaran PAI
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Metode dan Metode Pembelajaran
Pengertian metode dan metode pembelajaran dalam kamus bahasa Indonesia,dijelaskan
bahwa :metode adalah cara terartur yang digunakan untuk melaksanakan suatu
pekerjaan agar tercapai sesuai dengan yang di kehendakinya;cara kerja yang
bersisitem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegaiatan guna mencapai tujuan
yang ditentukan.Metode pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk
mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan
praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran.(Wina Swnja 2008)
Pendidikan islam merupakan metode pendidikan yang tugas dan fungsinya
adalah memberikan jalan atau cara sebaik mungkin bagi pelaksanaan oprasional
dari ilmu pendidikan islam tersebut.Pelaksanaan dalam ruang lingkup proses
pendidikian yang berada dalam suatu sisitem dan struktur kelembagaan yang
diciptakan untuk mencapai tujuan pendidikan islam.dari uraian tersebut di
atas,Al-Toumy Al-Syaibiny(1980:399) memahaminya bahwa metode pendidikan
pembelajaran islam dalam segala segi kegiatan terarah yang dikerjakan oleh guru
dalam rangka kemestian-kemestian mata pelajaran agama seperti
akidah,tauhid,fiqih dan sebagianya.berdasarkan definisi diatas,pemakalah dapat
menyimpulkan bahwa metode pembelajan agama islam adalah jalan atau cara yang
diterapkan dalam proses belajar mengajar agama islam,guna terciptanya tujuan
dan cita-cita pendidikan islam.
B.
Pengertian Pendekatan dalam Pembelajaran
Pendekatan pembelajaran dapat
berarti aturan pembelajaran yang berusaha meningkatkan kemampuan-kemampuan
kognitif, afektif dan psikomotorik siswa dalam pengolahan pesan sehingga
tercapai sasaran belajar, Selain itu pendekatan pembelajaran adalah arah suatu
kebijaksanaan yang ditempuh guru atau siswa dalam mencapai tujuan pengajaran
dilihat dari bagaimana materi disajikan.
Pengertian lain dari pendekatan
pembelajaran adalah jalan atau cara yang digunakan oleh guru atau pembelajar
untuk memungkinkan siswa belajar.
Dari pendapat tersebut, dapat
disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran adalah cara yang digunakan oleh guru
dalam menyajikan suatu materi yang memungkinkan siswa belajar untuk mencapai
tujuan pembelajaran.[1]
Interaksi dalam pembelajaran adalah bagaimana cara
guru dapat meningkatkan motivasi belajar dari siswa. Hal ini berkaitan dengan
strategi apa yang dipakai oleh guru, bagaimana guru melakukan pendekatan
terhadap siswanya. Dalam sebuah pembelajaran yang baik guru berperan sebagai
pembimbing dan fasilitator. Dalam peranannya sebagai pembimbing, guru berusaha
menghidupkan dan memberikan motivasi agar terjadi proses interaksi yang
kondusif. Guru sebagai fasilitator, guru berusaha memberikan fasilitas yang
baik melalui pendekatan-pendekatan yang dilakukan.[2]
Proses interaksi pembelajaran yang mampu meningkatkan
hasil belajar pada siswa ialah bagaimana cara guru melakukan pendekatan yang
sesuai dengan karakter pembelajaran.
Dilihat dari pendekatannya,
pembelajaran terdapat dua jenis pendekatan,
yaitu:
a. Pendekatan pembelajaran yang berorientasi
atau berpusat pada siswa (student
centered approach), dimana pada pendekatan jenis ini guru melakukan
pendekatan dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk berperan aktif dalam
proses pembelajaran, dan
b. Pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau
berpusat pada guru (teacher centered approach), dimana pada pendekatan
jenis ini guru menjadi subjek utama dalam proses pembelajaran.[3]
C. Perbedaan Pendekatan dan Metode
Pendekatan pembelajaran dapat berarti aturan pembelajaran yang berusaha
meningkatkan kemampuan-kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik siswa dalam
pengolahan pesan sehingga tercapai sasaran belajar, Selain itu pendekatan
pembelajaran adalah arah suatu kebijaksanaan yang ditempuh guru atau siswa
dalam mencapai tujuan pengajaran dilihat dari bagaimana materi disajikan
metode adalah cara terartur yang digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan
agar tercapai sesuai dengan yang di kehendakinya;cara kerja yang bersisitem
untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegaiatan guna mencapai tujuan yang
ditentukan.Metode pembelajaran dapat diartikan
sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah
disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan
pembelajaran.
Untuk lebih sepesifiknya
perbedaan antara pendekatan dan metode adalah kalau pendekatan lebih pada arah suatu kebijaksanaan yang ditempuh guru atau siswa dalam mencapai
tujuan pengajaran dilihat dari bagaimana materi disajikan.kalau metode lebih pada
cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun
dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran.
D. Dasar Pendekatan Pendidikan agama islam
1. Pendekatan
Pisikologis
Pendekatan psikilogis
yang tekanannya diutamakan pada dorongan-dorongan yang bersifat persuasive dan
motivatif,yaitu suatu dorongan yang mampu menggerakan daya kognitif ,konatif
dan efektif
2. Pendekatan
social cultural
Yang ditekankan pada
sikap pribadi dan social sesuai dengan tuntutan masyarakat,yang berorientasi
kepada kebutuhan kehidupan yang semakin maju dalam berbudaya dan berperadaban.
3.
Pendekatan Religik
Yakni suatu pendekatan
yang membawa keyakinan (aqidah) dan keimanan dalam pribadi anak didik yang
cenderung kea rah komprehensif intensif dan ekstensi.[4]
E. Dasar Metode Pendidikan agam islam
Metode pendidikan islam
dalam penerapanya banyak menyangkut permasalahan individual dan social peserta
didik dan pendidik itu sendiri,sehingga dalam mengunakan metode seorang
pendidik harus memperhatikan dasar-dasar umum metode pendidikan islam.Sebab
metode pendidikan itu hanyalah merupakan sarana atau jalan menuju tujuan
pendidikan,sehingga segala jalan yang ditempuh oleh seorang pendidik haruslah
mengacu pada dasar-dasar metode pendidikan tersebut.Dalam hal ini tidak bias
terlepas dari dasar agama,biologis,pisikologis dan sosiologis.[5]
1.
Dasar Agama
Metode pendidikan islam berdasarkan
kepada agama islam yang menjadi sumber agamanya adalah Al-Qur’an dan Al-Hadist.Sehingga
dalam pelaksanaanya metode tersebut disesuaikan dengan kebutuhan yang muncul
secara efektif dan efesien yang dilandasi nilai-nilai Al-Qur’an dan Al-Hadist.
2. Dasar Biologis
Perkembangan jasmani dan
kondisi jasmani itu sendiri,memegang peranan yang sangat penting dalam peroses
pendidikan.Sehingga dalam menggunakan metode pendidikan seorang pendidik harus
memperhatikan kondisi biologis peserta didik.Seorang peserta didik yang cacat
akan berpengaruh terhadap prestasi peserta didik,baik pengaruh positif maupun
pengaruh negative.
3. Dasar
Pisikologis
Dalam menggunakan metode
pendidikan seorang pendidik disamping memperhatikan kondisi jasmani peserta
didik juga perlu memperhatikan kondisi jiwa atau rohaninya,sebab manusia pada
hakikatnya terdiri dari dua unsur.yaitu jasmani dan rohani,yang kedua-duanya
merupakan satu kesatuan yang tidak dapat di pisah-pisah.
4.
Dasar Sosial
Dasar penggunaan sebuah
metode pendidikan islam salah satunya adalah dasar sosiologis,baik dalam
interaksi yang terjadi antara peserta didik dengan peserta didik,pendidik
dengan peserta didik,pendidik dengan masyarakat,dan peserta didik dengan
masyarakat bahkan diantara mereka dengan pemerintah.Dengan dasar di
atas,seorang pendidik dalam menginternalisasikan nilai yang sudah ada dalam
masyarakat di harap dapat menggunakan metode pendidikan islam agar peroses
pembelajaran tidak menyimpang jauh dari tujuan pendidikan islam itu sendiri.
F.
Tujuan
Metode Pembelajaran
Tujuan pokok pembelajaran adalah mengembangkan kemampuan anak secara
individu agar bisa menyelesaikan segala permasalahan yang dihatapinya Dr.
sayyid Ibrahim al-jabar mengatakan :
“Sesungguhnya tujuan pokok
pendidikan haruslah dapat memberikanrangsangan kuwat untuk pengembangan
kemampuan individudalam upaya mengatasi semua permasalahan baru yang muncul
serta dapat mencari terobosan-terobosan solusi alternative dalam
menghadapinya”.
Dipilihnya beberapa metode tertentu dalam suatu pembelajaran bertujuan
untuk memberi jalan atau cara sebaik mungkin bagi pelaksanaan dan kesuksesan
operasional pembelajaran. Sedangkan dalam konteks lain, metode dapat merupakan
sarana untuk menemukan, menguji dan menyusun data yang diperlukan bagi
pengembangan disiplin suatu ilmu. Dalam hal ini metode bertujuan untuk lebih
memudahkan proses dan hasil pembelajaran sehingga apa yang telah
direncanakanbisa diraih dengan sebaik dan semudah mungkin.
Dari pemaparan di atas tadi segara dapat dilihat bahwa pada intinya
metode bertujuan mengantarkan sebuah pembelajaran kearah tujuan tertentu yang
ideal dengan tepat dan cepat sesuai yang diinginkan. Karenanya terdapat suatu
prinsip yang umumdalam memfungsikan metode yaitu prinsip agar pembelajaran
dapat dilaksanakan dalam suasana menyenangkan, mengembirakan penuh dorongan dan
motivasi sehingga materi pembelajaran itu menjadi lebih mudah untuk diterima
oleh peserta didik.
Dari pendapat lain mengatakan bahwa pembelajaran pendidikan agama
Islam bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keimanan, penghayatan,
pengamalan peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim
yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. serta berakhlah mulia dalam
kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Atau bila dibuat dalam bentuk poin-poin, maka tujuan pembelajaran pendidikan agama Islamdapat dirinci sebagai berikut :
Atau bila dibuat dalam bentuk poin-poin, maka tujuan pembelajaran pendidikan agama Islamdapat dirinci sebagai berikut :
1. Memperkuat
iman dan taqwa
2. Menghormati
agam lain
3. Memelihara
kerukunan antar umat beragama
4. Mewujudkan
persatuan nasional
G.
Macam-macam
Metode Pembelajaran
Dari sumber yang penulis dapatkan, terdapat dua metode Pembelajaran
Agama Islam yang dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran yaitu metode
klasik dan metode PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan
Menyenangkan.
Metode Klasik yaitu metode yang sudah diterapkan sejak dahulu kala dalam proses pembelajaran antara pendidik dan peserta didik. Adapun metode klasik ini dibagi menjadi:
Metode Klasik yaitu metode yang sudah diterapkan sejak dahulu kala dalam proses pembelajaran antara pendidik dan peserta didik. Adapun metode klasik ini dibagi menjadi:
1.
Metode Ceramah
Metode ceramah adalah metode memberikan uraian atau penjelasan kepada
sejumlah murid pada waktu dan tempat tertentu. Dengan kata lain metode ini
adalah sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan
secara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia metode ceramah adalah cara
belajar atau mengajar yg menekankan pemberitahuan satu arah dr pengajar kpd
pelajar (pengajar aktif, pelajar pasif). Metode ini disebut juga dengan metode
kuliah atau metode pidato.
2.
Metode Diskusi
Metode diskusi adalah suatu cara mengajar dengan cara memecahkan masalah
yang dihadapi, baik dua orang atau lebih yang masing-masing mengajukan
argumentasinya untuk memperkuat pendapatnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia
metode diskusi adalah cara belajar atau mengajar yang melakukan tukar
pikiran antara murid dengan guru, murid dengan murid sebagai peserta diskusi.
3.
Metode Penugasan
Suatu cara mengajar dengan cara memberikan sejumlah tugas yang diberikan
guru kepada murid dan adanya pertanggungjawaban terhadap hasilnya. Dalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia metode pemberian tugas adalah cara belajar
atau mengajar yang menekankan pada pemberian tugas oleh pengajar kepad murid
yang harus melakukan tugas yang diberikan kepadanya.
4.
Metode Tanya
jawab
Metode Tanya jawab adalah cara penyajian pelajaran dalam bentuk sejumlah
pertanyaan yang harus dijawab, terutama dari guru kepada siswa, tetapi ada pula
dari siswa kepada guru. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, metode tanya jawab
adalah cara belajar atau mengajar yg menekankan pd pemberian pertanyaan
oleh pengajar, sedangkan murid harus menjawab pertanyaan tersebut.
5.
Metode Eksperimen
Suatu metode yang dilakukan dalam suatu pelajaran tertentu terutama yang
bersifat objektif, seperti ilmu pengetahuan alam, baik dilakukan di dalam/di
luar kelas maupun dalam suatu laboratorum tertentu. Dalam Kamus Besar Bahasa
Indonesia, metode penelitian cara mencari kebenaran dan asas-asas gejala
alam, masyarakat, atau kemanusiaan berdasarkan disiplin ilmu yg bersangkutan.
6.
Metode Kisah
Atau Cerita
Merupakan suatu
cara mengajar dengan cara meredaksikan kisah untuk menyampaikan pesan-pesan
yang terkandung di dalamnya.Metode ini dapat digunakan pada Standar Kompetensi
Iman kepada Rosul Alloh dan Sejarah Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan dalam Islam.
7.
Metode Tutorial
Metode ini adalah cara mengajar dengan memberikan bantuan tutor. Setelah
siswa diberikan bahan ajar, kemudian siswa diminta untuk mempelajari bahan ajar
tersebut.
Metode ini dapat digunakan pada Standar kompetensi Memahami Sejarah Dakwah Islam.
Metode ini dapat digunakan pada Standar kompetensi Memahami Sejarah Dakwah Islam.
8.
Metode
Perumpamaan
Suatu metode yang digunakan untuk mengungkapkan suatu sifat dan hakikat
dari realitas sesuatu atau dengan cara menggambarkan seseuatu dengan seseuatu
yang lain yang serupa.Metode ini dapat digunakan pada Standar Kompetensi
mengenai menghindari perilaku tercela.
9.
Metode Suri
Tauladan
Metode mengajar dengan cara memberikan contoh dalam ucapan, perbuatan,
atau tingkah laku yang baik dengan harapan menumbuhkan hasrat bagi anak didik untuk
meniru atau mengikutinya.Metode ini dapat digunakan pada Standar kompetensi
Iman kepada Rasul Allah dan juga mengenai menghindar perilaku tercela.
10.
Metode
Peringatan dan Pemberian Motivasi
Metode mendidik dengan cara memberikan peringatan kepada anak tentang
sesuatu dan memberikan motivasi agar memiliki semangat dan keinginan untuk
belajar dan mempelajari sesuatu. Metode ini dapat digunakan pada semua Standar
kompetensi.
11.
Metode Praktek
Metode mendidik dengan memberikan materi pendidikan baik menggunakan alat
atau benda dengan harapan anak didik mendapatkan kejelasan dan kemudahan dalam
mempraktekan materi yang dimaksud.
BAB III
PENUTUP
A.
Simpulan
Pendekatan pembelajaran dapat berarti aturan pembelajaran yang berusaha
meningkatkan kemampuan-kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik siswa dalam
pengolahan pesan sehingga tercapai sasaran belajar, Selain itu pendekatan
pembelajaran adalah arah suatu kebijaksanaan yang ditempuh guru atau siswa
dalam mencapai tujuan pengajaran dilihat dari bagaimana materi disajikan
metode adalah cara terartur yang digunakan untuk melaksanakan suatu
pekerjaan agar tercapai sesuai dengan yang di kehendakinya;cara kerja yang
bersisitem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegaiatan guna mencapai tujuan
yang ditentukan.Metode pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk
mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan
praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran.
DAFTAR
PUSTAKA
Bakhtiar nurhasanah,Pendidikan Agama Islam,Aswaja
Prissindo:Yogyakarta,2013.
Ramayulis,Metodologi Pendidikan Agama Islam,Kalam Mulya:Jakarta,2012.
[2]http://citratyas.wordpress.com/2012/01/08/pendekatan-metode-strategi-dan-teknik-pembelajaran-pendidikan/
[3] Djamarah syaiful bahri. Guru
dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif (suatu pendekatan teoritis
psikologis). (Jakarta; Rineka Cipta.2005) hal 53
[4] Nurhasanah Bahtir,Pendidikan Agama
Islam,(aswaja presendo;Yokyakarta,2013)hlm 178
[5] Ramayulis,Metodologi Pendidikan Agama Islam,(kalam mulya:Jakarta,2012)hlm 6.
No comments:
Post a Comment